Perbekalan Kesehatan Haji Sudah Terdistribusi

Sun, 02/10/2016 15:33:36   | Dilihat : 645   Penulis : Admin2

Jeddah, Saudi Arabia. Kamis, 12 September 2013.

Penyelenggaraan layanan kesehatan bagi jemaah haji di Tanah Suci sudah dimulai semenjak kedatangan Kloter pertama pada dua hari berselang, Selasa 10 September 2013. Jemaah Haji Indonesia tiba mendarat di Tanah Suci pada dua kota, yaitu Jeddah dan Madinah. Jemaah Haji disambut dengan suka cita, baik di Bandara King Abdul Aziz-Jeddah maupun Bandara Amir Muhammad-Madinah. Jemaah haji tiba kali pertama di Jeddah adalah Kloter PDG-01 dari Embarkasi Padang. Sedangkan di Madinah adalah jemaah haji Kloter BTH-01 dari Embarkasi Batam.

Pada pemberangkatan gelombang pertama, jemaah yang mendarat di Jeddah akan melanjutkan perjalanan ke kota Madinah dengan transportasi darat. Perjalanan dari kota Jeddah ke Madinah memerlukan waktu sekira delapan jam. Petugas kesehatan haji telah siap untuk melayani kedatangan jemaah sejak sehari sebelum kedatangan, termasuk ketersediaan perbekalan kesehatan.

Dra. Hidayati Mas’ud, Apt menerangkan kesiapan distribusi perbekalan kesehatan untuk layanan kesehatan haji. “Obat dan perbekalan kesehatan sudah didistribusi ke Daker (Daerah Kerja)  Madinah, Mekkah dan Jeddah. Untuk Dakker Madinah dan Jeddah telah mendistribusikan obat dan perbekalan kesehatan ke masing-masing sektor untuk  pelayanan kesehatan.”

Saat ditanyakan tentang kesiapan perbekalan kesehatan untuk Petugas Kesehatan Kloter, Kasubid Perbekalan Kesehatan yang akrab dipanggil Uni menerangkan, “Tas Obat Kloter akan di berikan oleh masing – masing sektor kepada dokter kloternya untuk digunakan dalam pelayanan kepada jamaah selama di Arab Saudi.” Lebih lanjut Uni menambahkan, “Obat dan perbekalan kesehatan juga telah siap tersedia di Apotek dan telah memberikan pelayanan kepada Jamaah.”

Perbekalan kesehatan, termasuk obat dan bahan habis pakai merupakan bagian melekat dari terselenggaranya pelayanan kesehatan haji Indonesia. Perbekalan kesehatan untuk jemaah haji telah dipersiapkan sejak sebulan terakhir. Uni merincikan persiapan yang telah dilakukan, “Perbekalan Kesehatan memerlukan penanganan khusus untuk menjamin mutu dan kualitas, serta tersebar secara merata di masing-masing daerah kerja “. Semoga seluruh jemaah haji Indonesia senantiasa dalam kondisi sehat. Bila ada keluhan sakit, segeralah konsultasi ke Dokter untuk mendapatkan pengobatan.

Artikel: ME.12/09/2013.