OTW: Obat Tepat Waktu

Sun, 31/07/2016 12:48:48   | Dilihat : 848   Penulis : Admin

Caption: Peluncuran program OTW di Tower 4 Sektor 8, Jarwal Makkah.

Jeddah. Rabu, 16 September 2015. "Bapak dan Ibu Jemaah Haji, tolong saling ingatkan jemaah dalam kelompok regunya untuk minum obat tepat waktu", ujar drg. Tritarajati, Staf Ahli Menteri Kesehatan, kepada para jemaah haji dan petugas kesehatan pada acara peluncuran program OTW di lantai Mezanin tower 4 di Sektor 8, Makkah pada hari Rabu, 16 September 2015 pukul 09.30-12.00 WAS.

Bu Tari, panggilan akrab SAM yang tengah mengemban tugas Asistensi bagi PPIH Bidang Kesehatan menuturkan juga pentingnya gelang risiko tinggi yang terpasang di pergelangan tangan jemaah. “Tetap dipakai selama di perjalanan haji. Jangan disimpan dalam tas. Karena, dengan mengenakan gelang tersebut, petugas kesehatan akan dimudahkan memberikan pertolongan.”  Sejumlah jemaah kedapatan menyimpan gelang di tas kecilnya, sehingga perlu diingatkan pada setiap kesempatan.

Saat jemaah diuji pengetahuannya tentang program kesehatan yang sudah diluncurkan, “Siapa yang tahu program GEMMAS ?” sejumlah jemaah haji sontak menyahut, “Gerakan Memakai Masker..”. “Jelagar....?. yang bisa jawab, diberikan hadiah.. ”, seorang jemaah tunjuk jari, “Jemaah Lemas Jadi Segar.... “, jawabnya dengan lancar.  Hadiah berupa paket jelagar pun diserahkan.

Dr. Fidiansjah SpKJ, Kepala Pusat Kesehatan Haji pada kesempatan sama menuturkan perlunya program OTW. “OTW, insyaAllah mudah diingat... Ingat, bahwa obat mesti tersedia dan diminum tepat waktu. Selain OTW, sudah diluncurkan juga program GEMMAS, yaitu: Gerakan Memakai Masker. Juga, Jelegar: jemaah lemas jadi segar”.

Untuk memberikan pemahaman lebih lengkap tentang perlunya minum obat tepat waktu, dr. Maschun,SpPD, wakasektor kesehatan sektor 8 memberikan pemaparannya untuk dipedomani oleh jemaah haji.

Peluncuran program OTW ditandai dengan pembukaan tirai media edukasi Obat Tepat Waktu. Untuk memastikan pelaksanaan OTW, dibentuk petugas Pengawas Minum Obat. Petugas ini akan mengingatkan jemaah di kloternya untuk tepat minum obat.

Kepala Sektor 8, Syamsuir menerangkan, “Sektor 8 siap mensukseskan program ini.”

Dalam kesempatan tanya jawab, jemaah meminta agar kenyamanan dan keselamatan jemaah selama di pondokan tidak terganggu oleh kepulan asap rokok. Dilaporkan oleh jemaah yang dikonfirmasi oleh dr. Fersia, SpP, bahwa ada jemaah dengan penyakit paru kronis yang terpicu serangan sesak napas karena asap rokok.

Syamsuir, yang juga Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag Sumatera Barat juga menyatakan dukungannya untuk mewujudkan pondokan bebas dari asap rokok, “Petugas kami akan melakukan kontrol ke pondokan jemaah dan mengingatkan jemaah untuk tidak merokok di area penginapan.” Jawaban lugas tersebut disambut gembira para jemaah.

Dr. Mawari Edy, Kabid Kesehatan PPIH yang bertindak sebagai moderator acara peluncuran mengingatkan agar seluruh edukasi kepada jemaah untuk dipraktikkan menjaga kesehatan jemaah haji. “Haji adalah Wukuf di Arafah. Mari sama-sama menjaga kesehatan dan saling bantu untuk meraih haji Mabrur.” Artikel: ME.17/09/2015.