Sepenggal kisah TGC di prosesi Armina

Sat, 25/08/2018 07:12:32   | Dilihat : 459   Penulis : SUPER ADMIN

MINA, Nenemonews – 200 lebih jamaah haji Indonesia yang mengalami krisis kesehatan disepanjang jalan Armina dengan kasus kegawatandarutatan terbanyak yaitu dehidrasi, heat stroke dan serangan PPOK dengan usia mayoritas diatas 60 tahun ditangani dan direspon cepat oleh tim khusus kesehatan Haji Indonesia.

Tidak banyak yang tahu siapa sosok dibalik penanganan cepat dalam kegawatdaruratan prosesi Armina, merekalah Tim gerak cepat atau dikenal TGC,

Tim Gerak Cepat (TGC) adalah salah satu inovasi Kapuskeshaji Dr. dr. Eka Jusup Singka, MSc sejak 2016, bersama TPP dan TKR menjadi elemen penting dalam pelayanan terhadap jemaah haji di bidang kesehatan.

“Tim yg terdiri dari 70 orang (27 dokter, 32 perawat, dan 11 apoteker) merupakan tim solid dan semangat tinggi dengan motto “satu kata, satu rasa, satu komando” tegas Komandan TGC dr. Jerry Nasarudin Pattimura,Sp.PD

Selanjutnya untuk pelayanan saat puncak haji yaitu di Arafah, Muzdalifah dan Mina (ARMINA), TGC berperan disetiap titik sebagai “first line soldier” berjuang digaris depan dan berkolaborasi bersama TKHI kloter.

Dirinya menambahkan Di Arafah, TGC menempati 6 pos satelit yang ditempatkan di tengah-tengah maktab pemondokan jemaah untuk pelayanan emergensi dan respon cepat, mem”back up” pos kesehatan Arafah.

Di Mina TGC menempati pos emergensi di 10 titik, masing-masing 5 di jalur atas (terowongan muaisem lantai 3) dan 5 di jalur bawah (lantai dasar) jamarat.

TGC bertugas sebagai unit respon cepat terhadap kasus emergensi yang dialami jemaah mulai dari kelelahan, dehidrasi sampai heat exhaustion dan heat stroke serta bersama Linjam dan petugas lainnya termasuk TKHI melakukan evakuasi jemaah. Untuk tahun ini kehadiran Tgc disambut baik oleh para polisi dan tentara arab saudi yang juga berjaga dijalur pelontaran, bahakan bahu membahu dalam melakukan pertolongan kepada jemaah.

Semoga dengan kehadiran TGC sebagai bagian dari MCR Team bisa memberikan perlindungan dan pelayanan kepada jemaah Haji Indonesia khususnya dibidang kesehatan.