Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Siap Untuk Mensukseskan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1440 H 2019 M

Sat, 25/05/2019 20:04:08   | Dilihat : 185   Penulis : Pusat Kesehatan Haji

Jakarta, 24 Mei 2019 - Pada Hari Jumat 24 Mei 2019 bertepatan dengan 19 Ramadhan 1440 H bertempat di Hotel Borobudur Jakarta Pusat diadakan Pertemuan Koordinasi Interlokusi Perhajian dengan tema “Bersama Sukseskan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1440 H/2019 M.” Acara ini merupakan kerjasama antara Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FKAPHI) dan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, diawali dengan laporan Ketua Panitia FKAPHI, H. Mahmudi Affan Rangkuti sekaligus membuka acara secara resmi.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Bina Haji Kementerian Agama, H. Khoirizi, S.Sos, MM selaku dewan pembina FKAPHI Beliau menyampaikan bahwa “Alumni petugas haji mempunyai kepedulian terhadap penyelenggaraan Ibadah Haji dan alumni petugas haji ini akan memberikan manfaat yang lebih dahsyat pada penyelenggaraan Ibadah Haji di masa yang akan datang, karena para petugas haji ini pernah bertugas dalam membantu mensukseskan penyelenggaraan Ibadah Haji, oleh sebab itu marilah kita membesarkan forum ini”. Selain itu hadir pula Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I yang menyampaikan tentang kesiapan Bandara Kertajati Majalengka untuk memberangkatkan Jemaah Haji dari Embarkasi Jawa Barat (JKS). Serta dihadiri pula oleh Kepala Biro Perencanaan Kementerian Agama, Dr. H. Ali Rokhmad, M.Pd yang menekankan kunci suksesnya penyelenggaraan haji salah satunya terletak pada peran petugas haji.

Kepala Pusat Kesehatan Haji, Dr.dr. Eka Jusup Singka, M.Sc pada paparannya menjelaskan perbedaan antara penetapan status risti pada pemeriksaan kesehatan tahap pertama dan penetapan status Istithaah pada pemeriksaan tahap kedua. Pemeriksaan kesehatan tahap pertama dilakukan pada saat Jemaah Haji melakukan pendaftaran untuk mendapatkan nomor porsi di mana pada tahap ini ditetapkan apakah Jemaah Haji tersebut termasuk kategori Risiko Tinggi atau Tidak Risiko Tinggi, sedangkan pemeriksaan kesehatan tahap kedua dilakukan setelah pemerintah menetapkan kepastian keberangkatan Jemaah Haji pada tahun berjalan. Hasil dari pemeriksaan tahap kedua ini meliputi apakah Jemaah tersebut termasuk kategori memenuhi syarat Istithaah Kesehatan Jemaah Haji, memenuhi syarat Istithaah kesehatan Haji dengan pendampingan, tidak memenuhi syarat Istithaah kesehatan haji untuk sementara atau tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan haji.

Pada kategori terakhir yaitu Jemaah Haji yang ditetapkan tidak memenuhi syarat Istithaah kesehatan jemaah haji direkomendasikan ditunda keberangkatannya pada Jemaah dengan kriteria: kondisi klinis yang dapat mengancam jiwa, antara lain Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) derajat IV, Gagal Jantung stadium IV, Chronic Kidney Disease Stadium IV dengan peritoneal dialysis/hemodialisis reguler, AIDS Stadium IV dengan infeksi oportunistik, dan Stroke Haemorhagic luas. Gangguan jiwa berat antara lain skizofrenia berat, demensia berat, dan retardasi mental berat. Serta Jemaah dengan penyakit yang sulit diharapkan kesembuhannya antara lain keganasan stadium akhir, Tuberculosis Totaly Drugs Resistance (TDR), sirosis atau hepatoma decompensata.

Pada kesempatan ini pula dilakukan grand launching Buku Yuk Dakwah Haji! Buku ini ditulis sendiri oleh Bapak H. Khoirizi, S.Sos, MM dan dilakukan pula penyerahan buku secara simbolis kepada perwakilan Kemenkes, Kemenag, TNI/POLRI, BPK, profesional dan Ketua Umum FKAPHI. Selain itu FKAPHI memberikan tanda kasih berupa santunan kepada Alumni petugas haji yang sakit saat bertugas di Arab Saudi diberikan kepada perwakilan alumni petugas haji dari Kemenag, Kemenkes, FKAPHI, dan Media Center Hajj (MCH). Sebelum berbuka puasa FKAPHI memberikan kejutan kepada Kepala Pusat Kesehatan Haji Bapak Eka Jusup Singka, yang berulang tahun ke 49 dengan memberikan doa-doa terbaik yang dipimpin oleh Bapak K.H. Agus Salim dan peniupan lilin serta pemotongan kue tart. Semoga Pak Eka panjang umur, sehat dan sukses, serta bahagia dunia akhirat Aamiin Ya Rabbal Alamiin. (AIR)