Seminar Persiapan Petugas Kesehatan Haji Tahun 2020 di Kota Malang Dibanjiri Calon Petugas Kesehatan Haji

Sun, 01/09/2019 02:43:14   | Dilihat : 1425   Penulis : Pusat Kesehatan Haji

Malang, 31 Agustus 2019 - Persiapan petugas kesehatan haji Tahun 2020 telah dimulai di Kota Malang, Jawa Timur. Acara Seminar dan Workshop Nasional 2019 dengan tema “Update Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji (PKHI) Tahun 2020” telah berlangsung pada hari Sabtu, 31 Agustus 2019 di RSUD Dr. Syaigul Anwar Malang. Acara ini digagas oleh Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Kota Malang bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan. Seminar ini dibuka oleh ketua Panitia, Bapak. Edy Yuwono, S.Kep, Ns, S.pd, MM, acara ini dihadiri pula oleh beberapa narasumber seperti Bpk. Wan Alkadri Sai sohar, dr. Ika Nurfarida, M.Sc, Sp.KJ, Bpk. Maman Suparman, dengan key note speaker Kepala Pusat Kesehatan Haji, Bapak. Dr. dr. Eka Jusup Singka, M.Sc.

Dalam paparannya materinya, Kepala Pusat Kesehatan Haji menyampaikan tentang Kebijakan Penyelenggaraan Kesehatan Haji, dengan penekanan pada pengendalian faktor risiko pada Jemaah Haji.  Dalam kesempatan ini Eka juga menegaskan kembali tentang 4 pilar dalam Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Indonesia, yaitu:
1.Komitmen Politik yang ditandai dengan telah diberlakukannya Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji, Permenkes Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kesehatan Haji, dan Surat Edaran Direktur Jenderal Penyelenggaran Haji dan Umrah Nomor 4001 tahun 2018.
2. Dukungan ulama dan masyarakat yang ditandai dengan adanya Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji, Safari Wukuf dan Ba’dal melontar Jumrah.
3. Peningkatan sikap dan perilaku masyarakat dan Jemaah Haji tentang kesehatan haji.
4. Integrasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes) dengan Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama.

Dalam kesempatan ini Eka juga menyampaikan selain mempersiapkan Kesehatan Jemaah Haji, hal yang tidak kalah penting adalah penyiapan petugas kesehatan yang SHAR’I (Sigap, Handal, Amanah, Responsif, Inisiatif dan Inovatif). Oleh sebab itu acara seminar dan workshop yang telah terjadwal di berbagai daerah di Indonesia yang bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Haji, penting diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan calon petugas kesehatan haji sedini mungkin tetang kebijakan terkini mengenai Penyelenggaraan Keshehatan Haji.

Sebelum menutup paparannya, Eka kembali menghimbau kepada seluruh tenaga kesehatan untuk mendaftar sebagai calon petugas Kesehatan Haji dengan melakukan pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan dengan mengutamakan penanaman dalam diri bahwa sebagai petugas Kesehatan Haji harus melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin dan selalu mengingat bahwa Tugasku Ibadahku. (AIR)