Menkes RI: Utamakan Keselamatan Jemaah

Sun, 31/07/2016 15:52:43   | Dilihat : 1139   Penulis : Admin

Gambar: Menteri Kesehatan RI, Prof.Dr.dr. Nila F Moeloek, SpM(K) (lima dari kanan) bergambar bersama Konsul Jenderal RI di Jeddah, Bp. Dharma Kitry (lima dari kiri) di depan BPHI Makkah usai tinjauan fasilitas BPHI (13/01/2015).

"Masyarakat mesti tahu, bahwa kebijakan dalam penyelenggaraan haji ditujukan semata-mata untuk keselamatan jemaah,” demikian arahan Menteri Kesehatan RI pada akhir rangkaian kunjungan di Arab Saudi.

Ungkapan Menteri Kesehatan tersebut mengutip dialog  pada pembahasan materi kesepahaman pada penyelenggaraan haji tahun 2015. Diskusi antara Menteri Haji Arab Saudi, Menteri Agama RI dan Menteri Kesehatan RI nampaknya dinamis dan bernas (Rabu, 14/01/2015). Semula, pertemuan hanya dijadualkan selama 30 menit, ternyata berlangsung hingga sekitar 90 menit.

Beberapa persoalan serius dalam perhajian, termasuk langkah-langkah penyempurnaan penyelenggaraan dibahas secara prinsip dalam pertemuan tersebut. “Beberapa hal perlu kita tindak lanjuti di Indonesia. Kita lakukan bahasan khusus. Masyarakat harus tahu bahwa ngurus kesehatan dalam perhajian membutuhkan ke-khas-an”, imbuh Menkes.

Menteri Agama dan Menteri Kesehatan berencana akan melakukan temu media bersama dalam waktu mendatang, guna menyampaikan informasi kepada masyarakat perihal perkembangan perhajian tahun ini.

Masyarakat Indonesia patut tahu dan paham tentang dinamika penyelenggaraan haji, agar dapat berpartisipasi secara proporsional dalam pelaksanannya. Sungguh, pemerintah tidak bisa sendirian men-sukses-kan layanan haji yang baik dan memadai.

Tiga pihak, yaitu: pemerintah, masyarakat dan swasta (tigo tungku sijarangan) atau tri-partit dalam penyelenggaraan haji, perlu diperkokoh dan menempati posisi dan porsi yang seimbang. Semata-mata, agar jemah haji mendapatkan layanan terbaik demi keselamatan bersama.

Artikel: ME.16/01/2015.