Refleksi Prestasi Kesehatan Haji 2014

Sun, 31/07/2016 16:17:59   | Dilihat : 1181   Penulis : Admin

Akhir tahun adalah saat tepat melakukan refleksi. Awal tahun adalah saat membulatkan tekad meraih prestasi yang lebih baik. Hari esok harus lebih baik daripada hari ini. Tahun depan harus lebih baik daripada tahun ini. Bagi penyelenggaraan kesehatan haji, pekan-pekan ini adalah masa kedua agenda tersebut dilakukan.

Di penghujung tahun masehi, tanggal 8 Desember 2014 yang bertepatan dengan 16 Safar 1436 H, membaca kembali perjalanan penyelenggaraan kesehatan haji tahun 2014. Layaknya kaleidoskop tahun berjalan yang akan segera ditinggalkan.  

Penyelenggaraan kesehatan haji pada tahun 1435-H/2014-M telah menorehkan sejumlah prestasi. Pun, rencana penyelenggaraan kesehatan haji pada tahun 1436-H/2015-M telah dirancang untuk mempertahankan sejumlah prestasi yang telah diraih sebagai ikhtiar untuk menjadi lebih baik.

Apa saja prestasi yang telah diraih pada tahun 2014 ?  Berikut catatannya:

  1. Rate kematian jemaah haji Indonesia dapat dicapai 1,74 per-mil. Capaian ini lebih baik dari patokan angka maksimal sebesar 2 per-mil.
  2. Website Pusat Kesehatan Haji ini (www.puskeshaji.depkes.go,id/webs) mendapatkan penghargaan sebagai Website Terbaik Ke-3 dalam lingkup Kementerian Kesehatan di Hari Kesehatan Nasional.
  3. Mempertahankan Sertifikasi ISO 9001:2008 pada Penyelenggaraan Kesehatan di 15 (lima belas) Embarkasi Haji.
  4. Meraih Sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Penyelenggaraan Rekrutmen Petugas Kesehatan Haji Indonesia.
  5. Meraih cakupan nasional entry pemeriksaan jemaah haji sebesar 70,91% dengan angka pembanding  capaian tahun 2013 sebesar 47,18%.  Hal ini merupakan lompatan besar sebagai modal menyasar cakupan target 80% pada 3 bulan sebelum operasional haji dan 100% pada bulan operasional haji. Angka ini akan menjadi salah satu indikator program kesehatan haji pada tahun mendatang.

Banyak prestasi lain yang juga diraih, termasuk kontribusi prestasi satuan kerja dalam meraih WTP Kementerian Kesehatan. Mampu meeningkatkan peringkat satuan kerja dalam penerapan 5R (Rapi, Resik, Ringkas, Rajin, Rawat) budaya kerja perkantoran pada lingkup Sekretariat Jenderal.

Pada tahun 2015, prestasi patut dipertahankan dan bahkan harus ditingkat lagi. Sebut saja, implementasi ISO 9001:2008 akan dipertahankan dan diterapkan lebih luas lagi. Cakupan entry pemeriksaan kesehatan jemaah haji harus lebih tinggi, berbekal aplikasi off-line e-BKJH yang telah diluncurkan tahun 2014. E-BKJH telah mendapatkan respon yang baik namum belum dipakai oleh seluruh puskesmas pemeriksa kesehatan jemaah haji Indonesia. Penggunaan aplikasi ini secara menyeluruh dipastikan akan mampu mendongkrak cakupan entry pemeriksaan lebih baik lagi.

Untuk menunjang koordinasi penyelenggaraan yang lebih baik pada tahun-tahun mendatang, telah dikembangkan aplikasi e-monitoring. Aplikasi ini disiapkan sebagai sarana komunikasi antar pengelola dan pelaksana kegiatan kesehatan haji. Dengan perbaikan arus komunikasi kegiatan program, niscaya akan memperkuat kemampuan mencapai prestasi lebih baik. InsyaAllah, aamiin. (ME:09/12/2014).