Era Baru Penyelenggaraan Kesehatan Haji

Sun, 31/07/2016 16:19:11   | Dilihat : 1231   Penulis : Admin

Gambar: Kepala Pusat Kesehatan Haji, DR.dr. Fidiansjah, SpKJ, MPH memberikan keynote speech dalam seminar sehari Era Baru Penyelenggaraan Kesehatan Haji.

Surakarta, 27 November 2014

"Era ke depan adalah Era yang baru dalam penyelenggaraan kesehatan haji, dengan konsep yang baru, permasalahan baru, tantangan baru dan regulasi yang baru”,demikian headline dari Keynote SpeechKepala Pusat Kesehatan Haji (Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ, MPH) dalam Seminar Era Baru Penyelenggaraan Kesehatan Haji di Hotel Lor In, Surakarta tanggal 27 November 2014. Tantangan penyelenggaraan kesehatan haji, simak artikel: Tantangan Penyelenggaraan Kesehatan Haji

Bertempat di salah satu Embarkasi Haji di Indonesia (Solo), Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan menggelar seminar sehari dengan tema Era Baru Penyelenggaraan Kesehatan Haji. Seminar ini merupakan rangkaian dari kegiatan Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji yang telah berlangsung sebelumnya, mulai tanggal 24-27 November 2014. Seminar bertujuan untuk memaparkan konsep baru dalam penyelenggaraan kesehatan haji menghadapi era yang baru sekaligus membangun kesepahaman dan kesepakatan dari para penyelenggara kesehatan haji.

Rangkaian acara seminar terdiri dari paparan keynote speech, penyerahan Puskeshaji Award untuk foto terbaik, panel materi tatalaksanan klinis penyakit jemaah haji, rancangan Rekrutmen Petugas Kesehatan haji Indonesia dan PembagianDoorprize. Sebagai Pembicara adalah Kepala Pusat Kesehatan Haji, Para Praktisi yang merupakan mantan Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) serta Kepala Bidang Pelayanan & Pemberdayaan SDK Haji Pusat Kesehatan Haji.

Kepesertaan dalam seminar ini, meliputi peserta yang diundang langsung oleh Pusat Kesehatan Haji  serta peserta yang mendaftar online melalui Website Pusat Kesehatan Haji. Salah satu persyaratan dalam mendaftar online adalah mengirim foto dengan tema “foto yang bercerita”. Seluruh peserta terdiri dari unsur penyelenggara kesehatan haji di tingkat Puskesmas, kab/kota, provinsi, pusat, jajaran Kementerian Agama, Mantan Petugas Kesehatan Haji Indonesia. Peserta direncanakan sebanyak 180 orang, namun terhitung hadir lebih banyak .  Animo para pemerhati dan penyelenggara kesehatan haji sungguh luar biasa. Selain dihadiri peserta dari wilayah Solo Raya dan DI Jogjakarta, tercatat juga peserta dari Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan serta Nusa Tenggara Barat.

Dalam keynote speechnya Kepala Pusat Kesehatan Haji menyampaikan bahwa era ke depan adalah era yang baru dalam penyelenggaraan kesehatan haji, tantangan baru, permasalahan baru, regulasi yang baru dari Pemerintah Arab Saudi sehingga konsep penyelengaraan kesehatannya pun harus baru. Oleh karena itu perlu pemahaman dan dukungan dari para pemangku kepentingan terhadap konsep yang baru ini. Setelah menyampaikan keynote speechnya, Kepala Pusat Kesehatan Haji menyerahkan Puskeshaji Award kepada pemenang foto terbaik, yaitu Sdr. Kelik Hadi Prabowo dari Puskesmas Kesesih 1 Pekalongan dan Sdr. Agus Riyanto dari RSUD Pemalang.

Dalam panel terkait materi deteksi dini dan penatalaksanaan penyakit yang sering terjadi pada jemaah haji. Para Narasumber menyampaikan pentingnya peranan Petugas Penyelenggara Kesehatan Haji di tanah air dalam mempersiapkan kesehatan jemaah haji agar status kesehatannya selalu terjaga baik di masa persiapan, selama menunaikan ibadah haji hingga kembali ke Indonesia. Bagaimana deteksi dini dan penatalaksanaan penyakit jemaah haji di masa persiapan di sampaikan oleh para narasumber sehingga penyelenggara kesehatan jemaah haji di tanah air semakin memahami peran tugasnya.

Terkait rekrutmen Petugas Kesehatan Haji Indonesia (PKHI) dr. Mawari Edy, M.Epid menyampaikan beberapa konsep baru yang akan diterapkan dalam perekrutan PKHI di Tahun 2015 yang sudah akan di mulai pada bulan Desember Tahun 2014 ini. Beberapa hal diantaranya adalah perubahan konsep tes Psikometri menjadi evaluasi Psikometri, penguatan Tes Potensi, kemampuan berbahasa Arab dan Internasional serta persyaratan petugas tidak merokok dan tidak kalah penting adalah konsep petugas tidak berhaji yang sebenarnya telah mulai dijalankan tahun 2014. Selengkapnya, simak artikel: Rekrutmen PKHI Tahun 1436-H/2015-M.

Di akhir acara panitia memberikan doorprize sebagai wujud penghargaan panitia terhadap partisipasi akfif para peserta.  (ERW)